Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini Dia! 6 Hobi Suami yang Membuat Rumah Tangga Hancur Berantakan

 

Ilustrasi: Para pemburu babi di tengah kawanan anjing. Mereka sedang meluncur ke arena perburuan. (Foto NURSINI RAIS)

Setiap individu lahir dengan gendre masing-masing. Ada yang hobi mengutak atik barang elektronik, berpolitik, berkebun,  dan lain sebagainya.

Tak ada yang salah dengan hobi. Asalkan di manajemen dengan baik. Sehingga bermanfaat bagi kehidupan pemiliknya.

Seseorang suka mengutak  atik barang elektonik. Kegemaran tersebut dapat diasah menjadi keterampilan. Suatu saat bisa dijadikan mata pencaharian untuk menghasilkan uang.

Yang kurang etis punya hobi, hanya untuk kepuasan diri sendiri.  Mending pelakunya banyak uang dan masih melajang. Apa jadinya jika penghasilan senin-kamis, atau tak berpenghasilan sama sekali alias pengangguran. Perut anak dan istri menagih jatah petang dan pagi.

Sepanjang pengetahuan saya,  setidaknya ada 5  tipe oknum suami yang terlalu mendewakan hobi ketimbang memikirkan kebutuhan anak isteri.

1. Suami punya hobi Berburu Babi

Seorang pemburu dan 4 ekor anjing miliknya. Foto NURSINI RAIS

Inda bukan nama sebenarnya adalah sobat karibku.  Dia curhat ke saya bahwa suaminya punya hobi berburu yang kelewatan.  “Demi membeli seekor anjing  buruan dia rela merogoh kocek jutaan rupiah,” keluhnya.

“Anjingnya  ada 7. Untuk memberinya makan, setiap bulan dia membeli ubi rambat berkarung-karung. Biaya hidup anak-anak  dan dirinya saya yang nanggung. Kalau dikasih tahu dia marah.” tambahnya.

 “Daripada ribut terus, saya memilih bercerai saja. Kini beban hidup saya sudah berkurang.” tambahnya.

Allahu akbar. Saya dan mungkin juga Anda tak mengerti apa yang ada di benak sang suami, yang memilih bercerai daripada meninggalkan hobinya berburu babi.  

Baca juga: Kenali Ciri Pribadi Peragu dan 6 Tips Penyembuhannya

2. Suami punya Hobi Memancing

Dua ptia sedang pemancing di ujung Jembatan Kerinduan Sungai Penuh. (Foto NURSINI RAIS)

“Nak! Kalau kamu mencari laki, jangan pilih pria yang suka mancing ya.” Demikian amanah almarhum mertua saya kepada anak perempuannya. Sampai sekarang pesan ayahnya tersebut  sering mereka  bersaudara ucap ulang. 

Alasannya, memancing itu termasuk salah satu kerjaan oknum pemalas. Hayalan dan cita-citanya hanya sepanjang benang dan joran pancing. Lupa mikir yang lain. Kecuali fokus pada ikan yang akan nyangkut pada kailnya.

Tanpa terasa, dirinya ditinggalkan matahari tenggelam ke barat. Batang usia telah tinggi hari muda pun beranjak pergi.

Pesan almarhum  bukan sekadar filosofi ecek-ecek pemoles kata. Silakan lewat di Jembatan Kerinduan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi (di daerah saya). Disana puluhan lelaki dewasa duduk mencangkung sambil menjulurkan joran kailnya.

Kadang saya dan suami sengaja berhenti sejenak, mengamati tingkah polah si tukang pancing. Setengah jam kami berdiri disana belum tentu ada para pemancing itu dapat ikan satu. Meskipun ada, paling ikan betok sebesar  telunjuk.

Kalau pagi atau sore hari boleh dikatakan melampiaskan hobi, memanjakan diri sambil mengisi waktu senggang. Bagaimana dengan mereka yang mengail pada jam-jam produktif.   Kapan waktunya mencari nafkah. Katakanlah dapat ikan setengah kilo, sangat tidak seimbang dengan waktu terbuang.

Beruntung kalau punya istri penyabar dan  bisa cari duit. Kalau tidak, dengan apa anak dikasih makan. Bukan tidak mungkin rumah tangga  akan hancur berantakan. 

Baca juga: Sakit Gigi Saat Pandemi? Gampang. Usir Pakai Obat Ini

3. Suami Punya Hobi Makan di Luar dan Perokok Berat

Bagi kaum suami yang bekerja di luar, tak ada masalah kalau dia makan di warung. Yang penting, kebutuhan anak istri tercukupi.

Mirisnya, suami makan enak di restoran. Jaraknya cuman selemparan manggis dari rumah. Di mana duduk, di sanalah asap Gudang Garam Merah bergulung-gulung.

Di sisi lain, di rumah anak-anak  dan istri makan sama garam dan ajinomoto.  Ketika isterinya protes  jawabnya, “Ah, kamu! Suka ngatur laki. Terserah saya. Duit saya.”

Aduh,  Emaaak .... Sakitnya bukan hanya di sini. Tetepi melilit ke hati dan jantung. Hanya wanita berhati malaikat yang mampu menerima kondisi begini.

Celakanya, kalau ada tetangga yang berbaik hati, ngasih anak-anaknya sambal, si bapak malah marah-marah.  

 Baca juga: Main Mato dan Batandang Gaya Pacaran yang Dianggap Kuno 

4. Suami punya Hobi Main Perempuan

Ilustrasi perselingkuhan. (Foto Istimewa)

Semua wanita pasti tahu. Bagaimana sikap suami yang suka main perempuan. Salah satunya, malam-malam sering tidak pulang  tanpa alasan yang jelas.

Ditegur dia marah. Tidak sedikit perempuan yang menjadi korban kekerasan fisik oleh suaminya gara-gara menanyai kemana saja abang beberapa malam tidak pulang.

Tak terhitung pula kaum isteri yang meregang nyawa, tersebab dianiaya suami, yang kasusnya bersumber dari protes, tak rela dirinya diselingkuhi.

5. Suami Punya Hobi Judi

Judi,  adalah satu  dari sekian banyak perbuatan menyenangkan. Tetapi dilarang agama.

Praktik ini tidak hanya meluluh lantakkan pelakunya secara pribadi. Acapkali juga menjadi sumber hancurnya sebuah rumah tangga.

Seorang suami di Dumai tega membakar istrinya hidup-hidup gara-gara tak mau digugat cerai oleh sang isteri. Peristiwa tersebut terjadi 08 Desember 2020 lalu.

Diketahui, suaminya suka main judi online, sering minta uang  pada isterinya. Kalau tidak dikasih, dia marah dan ngancam pakai parang. (PikiranRakyat.com, 16/12/2020).

Inilah 5 hobi oknum suami yang berpotensi  membuat rumah tangga hancur berantakan.

Sebenarnya banyak tabiat  jelek pasangan yang menjadi sumber memburuknya  kelangsungan hidup  berumah tangga. Baik yang melekat pada suami maupun pada isteri.

Seperti mabuk-mabukan minuman keras, narkoba, dan sebagainya. Namun sesuai dengan temuan saya, hanya 5 ini saja yang mampu saya paparkan. Tentu di daerah Anda terutama di perkotaan kondisi serupa tidak akan terjadi, khususnya bagian nomor 1.

Terakhir saya mohon maaf, artikel ini saya tulis bukan untuk menyududutkan pihak-pihak tertentu. Melainkan sekadar mengingatkan kita semua. Baik suami maupun istri supaya menyikapi hobi sebagai potensi diri, yang harus disyukuri sebagai rahmatan lil alamin. 

Untuk kaum hawa terutama buat Anda yang sedang menjalani proses pedekate.  Barhati-hatilah. Sekali  salah memilih, bisa bermasalah seumur hidup. Tetapi tak perlu pula terlalu khawatir, karena oknum seperti ini jumlahnya tidak banyak. Semoga bermanfaat.  

****

Ditulis oleh

Hj. NURSINI RAIS

di Kerinci Jambi

 

20 komentar untuk "Ini Dia! 6 Hobi Suami yang Membuat Rumah Tangga Hancur Berantakan"

  1. informatif sekali Bu Nur, saya baru tahu kalau ada seperti yang no 1

    BalasHapus
    Balasan
    1. Umumnya yang nomor satu itu tradisi lelaki yang tinggal di desa, Mbak Pipit. Terima kasih telah mengapresiasi ya. Salam sehat untuk keluarga di sana.

      Hapus
    2. Salam kembali untuk ibu sekeluarga, semoga sehat dan bahagia selalu..

      Hapus
  2. Hobi yang pertama seram sekali yaa bund, kok berburu babi hahahaa
    hobi hobi yg lain jg seram, tertutama hobi bermain perempuan hiiiihiiihi

    Kalau hobi mancing, menurut saya cukup wajar, tidak masalah, asal jangan berlebihan saja, tidak baik, bisa melalaikan waktu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, ananda Dodo. Segala sesuatu yang berlebihan itu yang sering merusak. Terima kasih telah mampir. Doa sukses untuk mu selalu ya.

      Hapus
  3. Wah serem juga kalo kombinasi bund, hobi berburu babi kombinasi berburu wanita hehe..
    Kalau di tempat saya tidak ada yg kasus hobi berburu babi itu. Kalau yang hobi banget mancing banyaak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh. Kalau kombinasi keduanya, ini yang paling berbahaya bagi keselamatan rumah tangga, ananda Dewi. He he.

      Ya, untuk berburu babi, umumnya digandrungi oleh oknum suami yang tinggal di daerah banyak hutan.

      Yang hobi banget mancing, tak kalah mabuknya dengan mabuk minuman keras. Di samping waktu banyak terbuang, beli joran pancingnya juga lumayan mahal. Terima kasih telah mengapresiasi, selamat malam.

      Hapus
  4. Kalo suami hobi selingkuh ya memang jelas akan membuat rumah tangga bubar. Pasti wanita tidak mau dong diselingkuhi.

    Itu yang hobi berburu babi baru tahu, disini soalnya tidak ada hutan jadi tidak ada babi, anjing juga sangat jarang.

    Kalo main judi memang bisa bikin rumah tangga berantakan karena uangnya habis buat judi.๐Ÿ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. "Kalo main judi memang bisa bikin rumah tangga berantakan karena uangnya habis buat judi" Tos, Mas Agus.

      Betul, karena disana bukan daerah hutan. Kalau di daerah kami berburu babi ada klubnya. PBB = Persatuan Buru Babi. Kalau di Sumatera umumnya buru babi termasuk olahraga menantang. Tapi mungkin juga tidak semua ya. Tergantung lingkunagan juga. Di kota atau di pedesaan.
      Yang merusak itu apabila pihak suami kurang tahu menjaga keseimbangan antara hibi dan menafkahi anak istri. Terimakasih atensinya, Mas. Salam sejahtera untuk keluarga di sana.

      Hapus
  5. wah mbak kalo ke empat hobi itu ada pada satu suami saja bisa bengek isterinya, hobi mancing, perokok berat dan suka judi, main perempuan pula.. salut sama iaterinya kalo masih betah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada lho, Mas Khanif. Perempuan yang tahan. Tapi cuman komulatif 3 hobi. Saya gemas melihat ketabahan isterinya. He he .... terima kasih telah mengapresiasi. Doa sehat untuk keluarga di sana.

      Hapus
  6. ada satu lagi. suami suka tukar-tukar sport rim atau modify mobil sampai isteri dan anak kebuluran di rumah... kalau begitu lebih baik dia kahwin sahaja sama mobil๐Ÿ˜†

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha ha .... Jangan dikasih angin untuk dia kahwin lagi, Mbak. Lak-laki, tak disuruh pun dia mau nambah bini lagi. Selamat pagi. Terima kasih telah mengapresiasi. Doa sehat untuk keluarga di sana.

      Hapus
  7. Waah... Ternyata itu hobi - hobi suami yang merugikan istri ya๐Ÿ˜ bermanfaat๐Ÿ™๐Ÿ™

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi kalau di kota-kota mungkin yang nomor 1 itu langka ya, Mas Warkasa. Selamat sore. Terima kasih telah mampir.

      Hapus
  8. Yang paling sering itu laki-laki perokok ya ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜€

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di batas kewajaran ya, gak masalah. Yang kelewatan sampai belanja anak istri diabaikan? Ini yang kurang baik. Terima kasih Say. Telah berkenan singgah. Salam sukses selalu.

      Hapus
  9. Waduh, saya sebagai calon suami orang syukurnya gakpunya hobi jelek2 gituan Nek. Ngeri banget masa nanti pecah piring pecah mangkuk pecah ember pecah tv gegara ribut tiap hari. Hahahha
    Salam Nek

    BalasHapus
    Balasan

    1. Ini yang patut diwaspadai, ananda Ozy. Cari jodoh itu harus selektif. He ... He ... Kadang suami baik, isteri yang berulah. Tetapi insyaallah, kuncinya tetap di tangan suami. Asal dia pintar memanajemen, pasti bininya ngikut. Salam sehat untuk keluarga di Curup.

      Hapus