Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kumpulan Pantun Idul Adha, Cocok untuk Tua dan Muda

Banyak cara umat Islam memeriahkan hari Raya  Idul Adha. Di antaranya berkumpul bersama keluarga, menyiapkan makanan tradisional lemang ketupat,  sampai doa bersama dari rumah ke rumah tetangga.

Tersebab pandemi yang tak kunjung reda, dua kali Idul Adha,  momen kebersamaan  nyaris sirna. Karena yang jauh tak bisa pulang. Kerabat dekat enggan bertandang.

Namun, selaku umat Islam yang tetap optimis, kita bisa Beridul Adha dengan cara lain. Salah satunya mengisi kegiatan dengan menulis pantun dan  membagikannya pada sahabat  di media sosial.

Bingung mau nulis pantun apa? Berikut sekumpulan pantun yang bertemakan Hari Raya Idul Adha yang cocok untuk tua dan muda

Pantun Idul Adha dan Menyemblih Kurban

Ilustrasi pantun Idul Adha (Sumber Foto: Grup WA Dusun Balai)
 
Berkurban semblihlah  onta
Untuk amalan hidup di dunia
Selamat hari raya Idul Adha
Semoga kita semua dalam ridhoNya

Semblih kurban di hari nan Adha
Anak-anak riang dan gembira
Walaupun bangsa ini dalam berduka
Mari jadikan Idul Adha penawar lara

Pasar tumpah di lorong  Melaka
Di sana banyak pedagang kain
Bila lidah pernah menoreh luka
Mohon maaf lahir dan batin

Lupakan sejenak beban derita
Sayangi diri yang pernah tersakiti
Takbir mewahana di alam semesta
Mengikis benci yang bersarang di hati

Rajin mengerjakan salat Duha
Jauhlah diri dari segala keburukan
Selamat hari raya Idul Adha
Jadikan  kurban pengingat  ketaqwaan

Hidup dan mati dalam genggamanNya
Tunaikan kewajiban janganlah lalai
Ketika Ismail menunjukkan keteguhannya
Dikala itulah sejarah Idul Adha dimulai

Daging kurban enak dimakan
Disajikan untuk  tamu Pak Karta
Pengorbanan yang telah  Anda lakukan
Tanda ketaatan pada Sang Pencipta

Tanah Mekah negeri kurma
Di sana lahirnya baginda nabi
Kurban adalah bukti cinta sesama
Lambang ketulusan yang terpatri di hati

Burung dara terbang berkawan
Singgah bertenggir di pohon cendana
Kurban bukan hanya penyemblihan hewan
Ketulusanlah yang membuatnya bermakna

Kurban mematuhi perintah tuhan
Bukan hanya soal kambing dan sapi
Idul Adha mengajarkan kita berkurban
Sebagai wujud cinta sejati

Hadapkan wajahmu kepada Allahutaala
Tundukkan jiwa dengan kerendahan hati
Setiap bulu hewan kurban bernilai pahala
Begitu indahnya nikmat berbagi 

Pantun Idul Adha dan Perjalanan Haji

Ilustrasi pantun Idul Adha (Foto NURSINI RAIS)

Pak Tatang berbaju merah
Pergi ke toko membeli  buku
Aku datang atas panggilanMu ya Allah
Mudahkanlah segala urusanku

Kota Mekah boleh dikenang
Di sana raja menduduki takhta
Jantung berdetak sangat kencang
Melihat  baitullah di depan mata

Ramai orang di kantor Bupati
Pakaiannya rapi batik cap nyonya
Tundukkan kepala dan hati  pada, Ilahi
Bukti  ketaatan atas kehendakNya

Aku takjub menyaksikan kebesaranMu
Yang tiada tertandingi seisi dunia
Ka’batullah ini adalah rumahMu
Aku hanya hambamu tak berdaya

Kalau mengaji bacalah  surah
Quran tak boleh dianggap azimat
Idbadah haji tak cuman ziarah ke Baitullah
Juga napak tilas kehidupan Nabi Muhammad

Naik-naik ke puncak Kerinci
Jangan lupa baca bismillah
Selagi jiwaragamu di tanah suci
Manfaatkanlah  untuk beribadah 

Dari  Arafah mabit di Muzdalifah
Di sana jamaah memungut batu
Air mata menetes di hadapan ka’bah
Terkenang dosa-dosa yang telah lalu

Jamaah antusias melafalkan talbiyah
Membersihkan kotoran yang ada di jiwa
Puluhan ribu peziarah berhimpun di Arafah
Membisikkan pinta dalam untaian doa

Allahutaala Tuhan yang Maha Esa
Allahuakbar Tuhan Yang Maha Besar
Wukuf di Arafah hanya pada Idul Adha
Sebagai gambaran yaumil Mahsyar

Baitullah lambang keagungan Allah
Berdiri kokoh sejak zaman dahulu
Tadahkan tangan  saat di Padang Arafah
Mohonkan ampunan kesalahan masa lalu

Bunga mawar dari Cikini
Tumbuh di lereng bukit Parigi
Pantun Idul Adha Sampai di sini
Besok lusa kita sambung lagi

Demikian kumpulan pantun Idul Adha yang cocok untuk tua dan muda. Silakan share di media sosial, mana tahu banyak yang suka. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

****

 Penulis,
Hj. NURSINI RAIS
di Kerinci, Jambi

15 komentar untuk "Kumpulan Pantun Idul Adha, Cocok untuk Tua dan Muda "

  1. Wah seperti biasa, pantun-pantun bunda banyak dan semua sesuai rima dan enak dibaca. Anak sekolah gak boleh nih lihat2 blog bunda, bisa2 disadur untuk tugas membuat pantun. Hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih telah singgah, ananda Naia. Alhamdulillah. Gak apa2 kalau ada yang mau nyadur. He he .... Selamat sore.

      Hapus
  2. Beli kain pergi ke kota
    Tak lupa membeli cincin
    Selamat hari raya Idul Adha.
    Mohon maaf lahir dan bathin

    BalasHapus
  3. Rama-rama si kumbang jati
    Jadi idola tuan dan nyonya
    Ucapan yang sama disampaikan kembali
    Semoga kita dalam ridhoNya

    BalasHapus
  4. Selalu punya pantun yang bagus bagus dan memiliki makna yg dalam bunda ini...

    Selamat hari raya Idul Adha bunda,, mon maap yaa baru bisa berkunjung

    BalasHapus
  5. Ucapan yang sama ananda Srie. Maaf juga lahir dan batin.terima kasih telah mengapresiasi. Doa sehat untuk keluarga di sini ya.

    BalasHapus
  6. Bu nur izin copas yah pantunnya satu buat jadiin story whatsap hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dicopas semua juga boleh ananda Alul. Eh Fahrul. Selamat Idul Adha untuk Emak dan Bapak di sana ya.

      Hapus
  7. Pantun idul adha nya bagus bagus Bu Nur. Sepertinya Bu Nur suka menulis pantun ya, sama seperti saat NR dan suaminya kena.😄

    BalasHapus
    Balasan
    1. He he ... Pantun sekadar menyalurkan hobi menulis saja, Mas Agus. Terima kasih telah singgah. Selamat Idul Adha ya.

      Hapus
  8. Satu dua dan tiga
    Saya mohon maaf
    Lahir dan batin juga...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap, Mas Sofyan. Terima kasih atensinya. Selamat Idul Adha.

      Hapus
  9. Pantun yang bagus Bu, enak dibaca, Banyak makna dan runut sajaknya. Keren, tidak hanya menulis, ternyata Bu Nur juga bisa membuat pantun juga.

    BalasHapus
  10. Saya tersanjung, Pak Eko. Pantun nenek-nenek ndeso. Terima kasih telah mampir. Salam sehat selalu.

    BalasHapus