Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sensasi Restoran Pramusajinya Cantik Mirip Pramugari

 Kuliner

Iustrasi/  Restoran Ac Andoenk Kota Jambi

Pelayanannya bagus, Pramusajinya cantik  mirip pramugari.  Demikian kesan saya saat menunjungi restoran Ac Andoenk di kota Jambi, Selasa, 4 Januari  2022  lalu.

Begitu memasuki halaman depannya,  tanpa dikasih tahu pun  saya dan mungkin juga anda kenal duluan bahwa menu sajian  restoran ini masakanan Padang. 

Brandnya  menggunakan kata Andoenk (ejaan van ophuijsen + k), dibaca Andung, jika dibahasa Minangkan menjadi  “Anduang”. Adalah  kata sapaan orang Minang Kabau yang bermakna nenek (Maaf, tolong koreksi jika saya keliru).  

Dahulu, restoran terlanjur ngetop di kota Jambi ini  menggunakan merek dagang  Aroma Cempaka.  Entah alasannya  apa, kini dia berganti baju baru  menggandeng logo Ac  Andoenk.

Seperti biasanya, setiap kali saya dan cowok gantengku mengunjungi anak cucu ke kota jambi, kami diajak  makan di luar bersama oleh anak menantu. Tapi  baru sekali ini kami dibawanya ke restoran Ac Andoenk.

Untuk mengetahui  ada apa di  Restoran terbilang berkelas di kota Jambi ini, silakan simak ulasan berikut ini

1. Mengikuti protokol kesehatan

Iustrasi/  Restoran Ac Andoenk Kota Jambi

 Restoran Ac Andoenk Jambi  berhak dikatakan taat menjalani protokol kesehatan, dibandingkan kerstoran selevel yang pernah saya kunjungi di ibu kota provisi lain selama pandemi.

Sebelum masuk,  atas kesadaran sendiri para tamu mencuci tangannya  pada wastafel yang terparkir  pasrah di samping kiri pintu masuk.

Didukung pula dengan seperangkat alat pengukur suhu tubuh.  Dilengkapi perboden bertuliskan, “Tth Pelanggan RM. Aroma Cempaka, wajib pakai masker dan cek suhu tubuh.”  

2. Pramusajinya ramah dan bersahabat

Iustrasi/  Restoran Ac Andoenk Kota Jambi

 Begitu kami masuk ruangan, 2 orang pramusaji  berseragam  menyongsong kami dengan ramah dan bersahabat. Cowok ganteng itu memberikan kesempatan pada putri saya untuk menentukan tempat.  Si sulung memilih  meja paling kanan nomor  2 dari depan. 

3. Perbotannya antik, dan menarik

Iustrasi/  Restoran Ac Andoenk Kota Jambi

Mata saya tertuju pada penataan ruangan yang menurut saya  super rapi dengan perbotan antik, eksotis, dan tampak mahal.

Fokus utama saya pada kursi anyaman yang cantik warna kuning gading. Pertama saya mengira anyamannya  berbahan rotan. Eh ...,  ternyata terbuat dari plastik.

Kebetulan kehadiran kami  pada momen yang tepat.  Sekira pukul 17.00  WIB. Pengunjung belum  begitu ramai, hingga saya bebas memotret. Tentu saja  terlebih dahulu minta izin pada Mas-mas pramusajinya.l

Kurang dari seperempat jam, pelanggan mulai berdatangan. Umumnya mereka bersama keluarga.  Si sulung mengingatkan saya, “Udah, stop motonya, Nek!  Tidak semua pengunjung restoran mau dipotret. Mana tau, di antaranya ada yang makan bersama s3lin9kuh4nnya.”  Saya memahaminya.maaf

4. Menu khas di Ac Andoenk

Iustrasi  Restoran Ac Andoenk Kota Jambi
Seperti  Restoran Padang umumnya, belum genap 15 menit meja kami dipenuhi  beragam lauk dan sayur, plus sebakul nasi. Terus disusul 4 gelas  jus jeruk.  

Menurut selera saya tak ada yang istimewa sajian di Ac Andoenk, dibandingkan Rumah Makan Minang umumnya. Kecuali gulai kepala ikan kakap yang pedas-pedas enak,  serta nasinya yang putih,  gurih, dan wangi.

Iustrasi  Restoran Ac Andoenk Kota Jambi

 Dua macam inilah yang membuat Ac  Andoeng  lebih spesial dimata saya dan keluarga, dibandingkan restoran selevel yang pernah saya kunjungi di kota yang sama.

Kepala ikan kakap adalah kuliner favorit suamiku. Tak heran, setelah makan doi tersender di sandaran kursi.  ha ha ....

5. pramusajinya cantik  mirip pramugari

Iustrasi  Restoran Ac Andoenk Kota Jambi

 Usai kami makan,  seorang wanita cantik berseragam merapat.  Siapa lagi kalau bukan pramusaji  Ac Andoenk. “Maaf. Boleh saya hitung, Bu?” katanya sambil tersenyum  menghadap ke saya.

“Okey, Mbak.  Silakan!”  Saya terpana melihat penampilannya  yang cantik mirip pramugari.

“Nih, nenek minta dipotret sama Mbak,” kata putri saya.  Sigap tangannya mencet kamera hp miliknya.  “Pret ....” Gadis semampai itu  pergi menuju kasir.

5. Pelayanan bersahabat ramah di kantong

Iustrasi Restoran Ac Andoenk Kota Jambi

Karyawan Ac Andoenk benar-benar arif apa maunya pelanggannya. Sedikit saja mata putri saya melirik pada salah satunya, dia merespon sigap.   “Tambah nasi bungkus satu, Mas. Lauknya ayam goreng.”

“Okey, Bu. Ayam kampung apa ayam kota?”

“Ayam kota.” Ha ha .... otak kecil saya merespon, “Asal jangan ayam kampus saja.” saya tertawa dalam hati.

Belum lima menit, pesanan  tambahan tersebut  mendarat di meja kami. Berebutan dengan waktu Maghrib, kami siap-siap mau pulang. 

Iustrasi  Restoran Ac Andoenk Kota Jambi

Putri saya menyerahkan kartu ATM miliknya ke meja kasir. Tekan sana tut sini, prosesnya selesai.  Secarik kertas menunjukkan   besar  biaya yang telah didebet.  Total  Rp 261.250.

Lumayan terjangkau untuk  cos  4 orang,  ditambah satu bungkus nasi ayam goreng,  untuk dibawa pulang buat menantu (suami si sulung). Karena  suatu dan banyak hal, dia belum berkesempatan berkumpul saat acara makan bersama keluarga itu berlangsung.

Nah, Anda penasaran?   Masak jajanan kue serabi, buat menu tamu dari Bandung.  Kalau Anda ke kota jambi, silakan mampir ke Restoran Ac Andoenk. Alamatnya di Jln Jend. Basuki Rahmat No. 68 Kota baru – Jambi. Telp. (0741)41588 / Hp. 085378193225.

Terakhir, Mohon maaf bila ada kekurangan.  Karena ulasan ini ditulis berdasarkan apa yang saya lihat saja. Bukan hasil wawancara  dari sumber  pihak  Ac Andoeng.  Sekian dan terima kasih. Semoga bermanfaat. 

 Baca juga:  

*****
Penulis,
Hj. NURSINI RAIS
di Jambi

15 komentar untuk "Sensasi Restoran Pramusajinya Cantik Mirip Pramugari"

  1. Mungkin ganti nama karena ganti pemilik rumah makan, atau mungkin juga pemiliknya masih sama cuma ganti nama biar laris.😅

    Wah pramusajinya cakep ya Bu, apa ada nomor WhatsApp yang bisa dihubungi.😅

    BalasHapus
    Balasan
    1. Konon mereka besaudara rebutan brand, Mas Agus. Sampai ke pengadilan. Salah satunya kalah dan mengalah. Ngeri juga ya. Saudara kandung daling gugat dan sampai ke pengadilan.

      Hapus
    2. Oh gara-gara rebutan brand ya Bu. Memang kalo sudah masalah nama atau harta, sesama saudara bisa bertengkar.

      Hapus
    3. whahahaha, bisa aja om agus sampe minta no WA pramusaji nya hihihiii

      Hapus
  2. Sepertrinya menu kulinernya nikmat banget ya Bu. Gulai Kepala kakap, mantap itu Bu, jadi pengin kuliner juga nih setelah melihat Bu Nur berkuliner dengan keluarga. Salam sehat ya Bu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh, Pak Eko. Silskan sesekali jalan2 ke Jambi. Selamat malam. Maaf telat merespon. Lagi otw ke Medan.

      Hapus
  3. cantik bening - bening nekk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih telah singgah, ananda Icha. Maaf telat merespon. sejak 2 hari terakhir hp nenek ngambek. Benar2 bikin panik. he he .... Iya. Pengelola Ac Andoenk orangnya ptofesional.

      Hapus
  4. nyaman banget dan itu bikin laper mata Bu Nur makanannya
    saya jadi kepengen sayang jauh
    menurutku harganya masih terjangkau kalau dibuat rame2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jalan2lah ke Jambi, Mas Ikram. Terus ke Kerinci. Di Kerinci di samping kulinernya beragam. Destinasi wisatanya buanyaaaak. Terima kasih telah singgah. Maaf telat merespon. Sejak 2 hari lalu Hp. Saya berulah he he .... Selamat pagi.

      Hapus
  5. Aku sering lihat kursi kuning gading kaya gitu di bbrp resto bunda, tapi beneran kursi anyam, bukan plastik hihihi.

    Untuk sekelas resto minang harganya cukup terjangkau, apalagi masih bungkus ayam goreng pula hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, ananda Ursula. Apalagi kalau di daerah2 kabupaten. Paling tinggi tarif nasi bungkus minang 25rb. Untuk rumah makan yang terbilang ternama. Namun umumnya 20 rb. Selamat pagi, terima kasih telah singgah. Maaf telat merespon. Hp bunda bertingkah. He he ....

      Hapus
  6. Balasan
    1. Yuk jalan2 ke Jambi. Mas $cocoper6. Selamat pagi. Doa sehat untuk keluarga di sana.

      Hapus