Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cucuku Ruqayya: Bocil Top Punya Banyak Teman

Kisah Inspiratif

Ruqayya.  Begitu nama pemberian ayah bundanya.  Anak ke 3 dari 4 bersaudara ini lahir 30 Juni  tahun 2018, di Kota Bengkulu. 

Gadis berambut panjang ini punya 4 nama panggilan. Di kalangan teman-temannya dia dikenal sebagai Rukaya dan Kaya.   Di rumah sapaan manjanya  Ayuk  dan  Ru.  Di sini kita sebut ‘Ayuk Kaya’ saja. Ini adalah panggilan sayang kami, Nenek dan Uutnya  (Kakeknya). 

Saat ini Ayuk Kaya bersekolah di TK Langit Biru kelas B2, di Jalan Cipto  Baru Talang Kering Kota Bengkulu.  Sekilas,  tak ada yang istimewa dari gadis kecil periang ini. Di luar jam sekolah dia bermain bersama adik dan teman-teman  sebayanya, makan ketika lapar, dan tidur kalau ngantuk.  

Siapa sangka, Ayuk Kaya sangat pesial dalam keluarganya. Terutama di mata saya, neneknya. Apa saja keistimewaannya?  Yuk,  bertandang di  kediamannya  di  Pematang Gubernur, Bengkulu. 

Kembar 2  lahir 1 

Ayuk Kaya pulang ke Indonesia  saat 8 bulan dalam kandungan.  Waktu itu bundanya sedang   menyelesaikan  S.3  di University of Birmingham  Inggris.

Cek pertama kehamilan, USG menunjukkan bahwa  ada dua embrio dalam rahim bundanya. USG ke dua  tersisa satu. Kembarannya gagal alias tidak jadi.

History lain yang tak kalah menarik,  semasa usia 10 hari Ayuk Kaya mendampingi  bundanya defence thesis S3. 

Julukan hitam manis 

Mulai  dikandung  di Eropah  lahir di Indonesia, tidak membuat Ayuk Kaya muncul dengan warna kulit  bule.  Atau setidaknya   lebih terang daripada  sudaranya yang lahir di tanah air. He he ....

Tapi malah dia yang  agak coklat di antara cucuku yang lain (bukan hitam benaran). Sewarna dengan kulit anak bungsu saya (ayahnya). Hidungnya copas hidung saya, He he ....  Kondisi ini jadi bahan candaan  orang-orang sekelilingnya.  

Ayuk Kaya protes, dan marah.  Namun bisa diredam oleh gurunya Bu Eka. Beliau menyematkan  panggilan ‘Hitam Manis’ buat anak didiknya tersebut. Hingga di  rumah pun dia sering  dijuluki Hitam Manis.

Setiap VC, dengan saya atau Uutnya, kami  tak boleh  lupa menyanyikan lagu Hitam Manis, Ayuk Kaya senang  dan tersenyum malu-malu. 

Pintar dan dikenal banyak teman 

Di mata Bu Eka, Ayuk Kaya anak pintar, berpikirnya cepat. Dalam waktu singkat dia bisa memahami dan menyelesaikan 8-9 / 10 poin sajian.  Rata-rata teman sekelasnya  baru  mampu  menuntaskan  5  dari 10  objek yang sama. 

Bu Eka juga bilang,  Ruqayya   anak top di sekolahnya. Hampir seluruh siswa  kelas  1- 6  SD mengenalnya.   Uniknya,   dia tidak bisa mengingat nama temannya. Sekalipun sahabat  dekatnya. 

Punya kecerdasan visual spasial  dan  cepat melunak 

Ridho kakak sulungnya juga  memuji  keunggulan Ayuk Kaya. Cowok yang biasa disapa Udo itu mengatakan, adik tersayangnya  ini  punya  kecerdasan visual spasial yang tajam.  Yaitu, “Kemampuan seseorang dalam memahami, membayangkan, mengingat, atau pun berifikir dalam bentuk visual.” (beritamagelang.id,  29/03/2023).

Ketika  pergi ke suatu lokasi,  Ayuk Kaya mampu mengingat  dan mengerti apa yang dia lihat di tempat tersebut. Udo menilai dan berharap kelak  potensi  yang ada pada adiknya ini   berkembang dengan baik. Dan Ayuk Kaya tumbuh sebagai sosok yang memiliki  ingatan fotografis. (Photographic  memory).

Hal positif lain melekat pada Ayuk Kaya,  ketika permitaannya ditolak dengan alasan-alasan tertentu, dia cepat menerima dan melunak.  Walaupun mula-mula nadanya keras.

Cerdas beradaptasi 

Jangankan anak-anak, orang  dewasa pun banyak yang bingung ketika berada di lingkungan baru. Menyapa duluan malu, gugup, minder,  dan seribu satu pikiran negatif yang membelenggu, hingga menyulitkan seseorang  untuk beradaptasi.

Tidak demikian dengan Ayuk Kaya.  Dalam hitungan detik, dia bisa berteman dengan  sekelompok anak-anak yang belum dia kenal.  Katakanlah di area khusus bermain  anak-anak,  di kid frindly mall, restoran dan sebagainya. 

Terakhir saya   memperhatikan dia di kapal penyeberangan  Merak- Bakauheni.  Begitu melihat sekumpulan anak-anak di  ruang bermain dia langsung merapat tanpa minta didampingi. Tahu-tahu dia sudah kejar-kejaran,  temannya berteriak-teriak. Rukaya ... Rukaya ....  Sayangnya saya tidak melihat  teknik dan proses dia memperkenalan diri. 

Setelah kapal merapat, ada anak-anak  yang enggan diajak  keluar. Maunya tetap bersama  Ayuk Kaya. Emak-emak yang nungguin anaknya heran. “Kalian tuh kenal dimana. Rukaya pulang kemana?” Dia menjawab sendiri, “Ke Bengkulu.”  

Kata ayah bundanya,  potensi anaknya ini mengalir alami tanpa arahan dan dorongan dari mereka.  Beda dengan ayahnya semasa  kecil sangat pemalu. Kalau ada tamu dia langsung kabur masuk kamar. Kecuali temannya sendiri. 

Kemampuan berbahasa Inggris  

Dua  saudara Ayuk Kaya, (Udo dan Kak Razita)  serta ayah bundanya,  banyak berbahasa Inggris dalam percakapan hariannya. Ayuk Kaya hanya hafal  kosa kata. Jumlahnya lumayan banyak (versi saya). Tapi jika keluarganya menyampaikan sesuatu dengan Bahasa Inggris, Ayuk Kaya bisa mengerti. 

Penutup

Semua orang tua pasti berharap agar anak-anaknya kelak menjadi orang baik, taat beragama,  berakhlak mulia. Dan tak kalah pentingnya semoga mereka berhasil  dalam pendidikan yang bisa memengaruhi  masa depannya menjadi lebih baik daripada ayah bundanya. 

Tanggung jawab ibu bapaknya,  memberikan pendidikan, arahan, dan bimbingan  dengan baik sesuai dengan zamannya. 

Demikian artikel ini ditulis apa adanya. Bukan maksud pamer cucu. Semoga bermanfaat dan bisa menginspirasi. Terima kasih.

Baca juga:

*****

Penulis,
Hj. NURSINI RAIS
Kerinci, Jambi
_________________

Sumber foto: Dokumentasi pribadi

25 komentar untuk " Cucuku Ruqayya: Bocil Top Punya Banyak Teman"

  1. semoga adik Ruqayya annti jadi insan yang hebat dan berjaya cemerlang dalm hidupnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin terima kasih, ananda Hanafi. Doa sehat pula untuk keluarga di sana ya.

      Hapus
  2. Malam bunda..wah cucu tersayang bunda pandai dan mudah bergaul....biasanya anak yang mudah beradaptasi memang banyak di sukai teman ya bund.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar ananda. 5 cucu, 5 pula karakternya. Rukaya memang beda dari yang lain. Terima kasih apresiasinya. Selamat sore.

      Hapus
  3. mantul.....
    selamat untuk ortunya yang sukses sampai ke jenjang pendidikan tertinggi.....
    semoga apa yang diingini tercapai .... Aamiin YRA

    BalasHapus
  4. Berarti waktu mengandung ruqayya ada di Eropa, cuma lahir di Indonesia ya Bu.

    Luar biasa cucu Bu nur, pandai bergaul. Kalo anak saya sama orang baru yang tidak kenal ngga mau.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Faktanya begitu, Mas Agus. Mungkin anaknya Mas Agus masih kecil. Ntar juga bisa sendiri. Karakter manusia tidak sama. Terima kasih apresiasinya. Selamat istirahat.

      Hapus
  5. Balasan
    1. Bangga sekali, Mbak Tira. Terima kasih apresiasinya. Selamat malam.

      Hapus
  6. Wah Ayuk Kaya pintarnya buuu.mana lucu lagi.semoga selalu sehat dan kelak tumbuh jadi anak yang bermanfaat bagi agama, nusa bangsa.makasih inspirasinya bu Nur

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih apresiasinya, ananda. Terima kasih juga doanya. Harapankita memang begitu. Semoga semua anak cucu kita jadi jadi orang berguna bagi bangsa dan agama.

      Hapus
  7. Ibunya pintar, terbukti dr ambil S3 di inggris. Ayahnya saya yakin juga pintar. Neneknya pun dulunya seorang guru, yg sudah pasti pintar. Jadi ga heran cucunya sehebat ini ๐Ÿ˜๐Ÿ‘. Pasti bangga bunda dengan cucu rukayah. Saya doakan semoga kecerdasannya semakin berkembang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin ... Terima kasih doanya, ananda Fanny. Kayaknya ibunda Rukaya memang di atas rata2. Ayahnya sedang, sebab nenek kakeknya ini juga sedang2 saja. hehe ....

      Hapus
  8. Sampai saat ini, saya masih kesulitan beradaptasi di lingkungan baru. Minder.
    Soal bahasa inggris, wah hebat sekali
    saya masih telmi telmi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahasa Inggris saya malah dunot dunot. Hehe...

      Hapus
  9. Cantik dan pintar cucunya, Mbak.
    Rupanya ketika dalam kandungan ibunya sedang dalam penyelesaian study S-3 nya.
    Turut berbahagia, Mbak,

    Salam,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Mas Asa. Sedih juga waktu itu. Hamil tahun terakhir akan menyelesaikan kuliah, hamil 6 bulan suami dan anak2nya udah pulang duluan. Karena dipanggil atasannya agar segera melapor untuk aktif kerja kembali. Padahal masa cuti luar tanggung jawab negara suaminya masih panjang.

      Hapus
  10. Cucu yang aktif itu memang cucu kesayangan nenek, terbukti :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang menarik dari si cucu ini, beberapa karakternya ada yang mirip nenek nya. Hehe .... ngaku ni ye.....

      Hapus
  11. Hai Gadis kecil hitam manis kesayangan neneknya. Semoga jadi anak sholehah ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai juga Tante cantik. Terima kasih do'anya untuk Ayuk Kaya. Amin.

      Hapus
  12. Wah... cucu kesayangan sampai dibuatkan posting khusus. Yang lain apa gak iri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya gak ada yang iri, Mas Tikno. Ntar yang lain juga diposting. Diperhatikan dulu sisi uniknya. Kami tinggal berjauhan. Ketemu sekali setahun. Terima kasih telah singgah. Salam sehat selalu untuk keluarga di sana. UN

      Hapus